UNSUR KEPERIBADIAN

UNSUR KEPERIBADIAN

Kepribadian adalah semua corak perilaku dan kebiasaan yang terhimpun dalam diri individu. Kepribadian digunakan untuk bereaksi, serta menyesuaikan diri terhadap seagala rangsangan baik dari luar, maupun dari dalam.
Artinya selama individu masih bertambah pengetahuannya, masih mau belajar, menambah pengalaman, dan keterampilannya maka kepribadian mereka masih akan terus berubah. Jika individu masih mau menerima hal baru, mereka cenderung akan memiliki kepribadian yang semakin matang. Kepribadian itu adalah campuran dari yang bersifat psikologis, kejiwaan, dan juga fisik. Para pakar antropologi menyampaikan beberapa pengertian terkait kepribadian.

Unsur (dasar) munculnya kepribadian seseorang. berasal dari Lingkungan yang ada di sekitar, yaitu:

-Pengetahuan,Perasaan,EmosiK,einginanDalam disiplin ilmu Antropologi, maka yang dimaksud dengan  MATERI dari unsur kepribadian, adalah sesuatu yang terlihat dari diri seseorang yang menjadi tanda bagi kepribadiannya.

Seorang ahli Etnopsikologi (seorang yang ahli dibidang memahami kepribadian suatu bangsa atau suku atau individu ditengah pergeseran budaya yang berpegang pada psikologi) bernama A.F.C Wallace, menyusun konsep secara sistimatis kerangka materi dari kepribadian seseorang.

1.     Beragam kebutuhan Biologis dan psikologis dari individu

a.    Biologis :

   - Bersifat positif

   -  Bersifat negatif

b.    Psikologis

       -Bersifat positip

       -Bersifat negatif

2.Beragam hal yang bersangkutan dengan kesadaran individu akan indetitas diri sendiri dengan melihat lingkungannya.

a.    Indentitas individu secara fisik

b.    Indentitas individu bersifat psikologis

c.    Kesadaran akan kondisi lingkungan sosialnya

d.    Kesadaran akan alam, flora, fauna yang ada disekelilingnya.

e.    Kesadaran akan berbagai benda, zat, kekuatan dan gejala alam disekelilingnya.

3.     Berbagai macam cara (teknik dan metode) untuk memenuhi, memperkuat, berhubungan, mendapatkan atau mempergunakan beragam kebutuhan dari kebutuhan biologis, psikologis dan indetitas diri.

a.    Untuk memenuhi kebutuhan biologis dan psikologis, yang bersifat positif.

b.  Untuk menghindari atau menolak kebutuhan biologis dan psikologis yang bersifat negatif.

c.    Untuk memperkuat indentitas diri

d.    Untuk berhubungan dengan lingkungan individu

e.   Untuk mempergunakan bermacam flora dan fauna dilingkungannya guna keperluan individunya

f.    Untuk mengusai benda, zat dan kekuatan yang ada dilingkungannya guna keperluan individu.

 

    II.        Macam-macam kepribadian

 

  Setiap individu memiliki kepribadian yang unik, ini disebabkan oleh materi yang ada didalam unsur terbentuknya kepribadian seseorang.

 

Melalui disiplin ilmu Psikologi, kita bisa membedakan

a.    Kebiasaan yang berpola dari individu (habit)

b.    Kepribadian individu (individual personality)

 

Melalui disiplin ilmu Antropologi, kita bisa membedakan

a. Kebiasaan yang ada timbul dalam lingkungan adat istiadat  (customs) dan sistem sosial (social system)

b. Kepribadian secara umum (Modal Personality)

 Pada masa awal perkembangan disiplin ilmu Antropologi, para pengarang Etnografi ( karya ilmiah yang menggambarakan suatu kebudayaan diwilayah/bangsa tertentu) sering kali menceritakan kepribadian individu dari wilayah (bangsa) tersebut hanya berdasarkan pengalaman yang mereka hadapi saat mereka tinggal dan hidup diwilayah tersebut, sehingga seringkali timbul banyak narasi Etnografi yang berbeda diantara para penulisnya, sekalipun wilayah yang dijadikan obyek adalah sama.

Pada tahun 1938, seorang ahli Antropologi bernama R Linton, yang didukung oleh A.kardiner (seorang ahli Psikologi) mengembangkan proyek bernama Proyek Linton, (yang diterbitkan dalam buku The Individual and His Society) yaitu metode pengukuran yang eksak (hal yang konkret dan telah diuji) mengenai konsep psikologi yang menyangkut kepribadian secara umum.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

ETIKA DAN PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN SDM

PENGERTIAN ADAT ISTIADAT