Analisis Visual Perspektif Antropologi

BLOG WAJIB UAS

NAMA : HARLIN SINAGA

NIM : 13300050014

FH MPU TANTULAR 


Untuk bisa lebih memahami pelanggaran lalu lintas, contoh kasus pelanggaran lalu lintas dan penyelesaiannya adalah hal yang mungkin Sahabat butuhkan. Untungnya, kali ini kami akan memberi salah satu contohnya

Selain contoh, kami pun juga akan mencoba memaparkan apa kira-kira cara penyelesaian yang cocok untuk kasus pelanggaran lalu lintas.

Contoh Kasus Pelanggaran Lalu Lintas

Sebelum ke penyelesaian, kita bahas dulu contoh kasus pelanggaran lalu lintas yang umum terjadi. Khususnya, di negara kita sendiri. Banyak sekali contoh kasus pelanggaran lalu lintas yang terjadi di negara kita. Beberapa di antaranya yang cukup sering adalah:

Menerobos Lampu Merah

Sahabat pasti sering menemui contoh kasus seperti ini. Lampu merah menyala, namun diterobos oleh si pengendara mobil atau motor. Hal ini mereka lakukan dengan dalih terburu-buru atau tidak sempat melihat lampu lalu lintas.

Menurut sebuah penelitian, contoh kasus semacam ini cukup sering terjadi di kota-kota besar. Kasus pelanggaran lalu lintas ini tergolong berbahaya. Soalnya, si penerobos lampu merah bisa saja ditabrak atau menabrak oleh kendaraan lain, bila tidak hati-hati.



PERILAKU MEROKOK DI KALANGAN PELAJAR ( Studi Kasus Tentang Faktor dan Dampak dari Perilaku Merokok pada Kalangan Pelajar

Merokok merupakan suatu kebiasaan yang merugikan kesehatan. Jumlah perokok di seluruh dunia pada tahun 2015 mencapai 1,2 miliyar orang dimana 800 juta diantaranya berada di negara berkembang. ASEAN merupakan kawasan dengan 10% perokok di dunia dimana 46,16% diantaranya berada di Indonesia. Dari beberapa penelitian menunjukkan bahwa banyak faktor yang menyebabkan remaja merokok dimana salah satunya adalah faktor pengetahuan, sikap, pola asuh, teman sebaya.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang memengaruhi perilaku merokok remaja di SMA Sinar Husni. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survey analitik dengan desain cross sectional. Jumlah populasi sebesar 314. Teknik pengamblan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan total sampel 155. Uji statistic yang digunakan adalah chi-square.

Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh antara variable pengetahuan, sikap ,sarana dan prasarana, kebiasaan guru, kebiasaan orang tua dan teman sebaya merupakan faktor yang memengaruhi perilaku merokok remaja dengan nilai sig < 0.05., iklan rokok tidak memengaruhi perilaku merokok remaja (nilai p 0.251>0.05), hasil uji multivariat diketahui bahwa orang tua dan teman sebaya merupakan faktor yang paling dominan mempengaruhi perilaku merokok remaja.

Disarankan kepada instansi pemerintah untuk memberikan upaya yang lebih giat dengan cara memberikan penyuluhan kepada anak remaja dan kepada pihak sekolah untuk melarang guru dan siswa remaja untuk tidak merokok di lingkungan sekolah.

Menggunakan bahu jalan

Sejatinya bahu jalan hanya digunakan pada saat keadaan darurat. Namun, bahu jalan seringkali disalahgunakan, terutama ketika jalanan sedang macet. Bahu jalan sering dijadikan “jalan pintas” untuk menerobos kemacetan. Tak jarang yang melewatinya juga memacu kendaraannya dalam kecepatan tinggi. Ini sangat berbahaya, apalagi jika ada yang sedang berhenti di bahu jalan karena kondisinya darurat. Dalam kecepatan tinggi, otomatis pengemudi akan melakukan pengereman mendadak. Tentunya ini akan sangat berbahaya bagi pengemudi maupun kendaraan yang sedang berhenti tersebut.

Bahaya Kelebihan Muatan pada Mobil yang Harus Diketahui

Dalam melakukan perjalanan jauh, seringkali kita membawa banyak barang bawaan di dalam mobil kita. Namun, ternyata barang bawaan yang jumlahnya terlalu banyak ternyata dapat membahayakan perjalanan kita, karena dapat mempengaruhi kondisi keseimbangan dan kecepatan mobil saat berkendara.

Tanpa disadari, membawa muatan barang atau penumpang berlebih akan mengurangi keamanan dan kenyamanan dalam berkendara. Jika Anda membawa muatan barang yang berlebihan, hal tersebut dapat menyusahkan pandangan pengemudi jika ingin melihat keadaan yang ada di belakang mobilnya,dan juga dapat membahayakan pengguna jalan yg lainnya.

Sampah merupakan masalah yang dihadapi hampir seluruh Negara di dunia. Tidak hanya di Negara-negara berkembang, tetapi juga di negara-negara maju, sampah selalu menjadi masalah. Rata-rata setiap harinya kota-kota besar di Indonesia menghasilkan puluhan ton sampah. Membuang sampah sembarangan merupakan hal yang sering kita lakukan padahal tidak jauh dari tempat itu ada tempat sampah. Sampah yang di pinggir jalan lebih banyak daripada sampah di tong sampah. akibatnya membuang sampah sembarangan tentu saja mengakibatkan kerugian yang tidak bisa dianggap sepele.

Sampah-sampah itu seharusnya dibuang ke tong sampah. Biar nanti diangkut petugas pengangkut sampah yang nantinya dibawa ke TPA ( Tempat Pembuangan Akhir). Sampah yang ada di TPA nantinya diolah, atau dihancurkan , dibentuk kembali menjadi bahan yang berguna.


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kupas Tajam Antropologi bersama Ibu Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom.

PENGERTIAN ADAT ISTIADAT